Kamis, 03 Juni 2010

A. Ringkasan Materi
1. Pergerakan bumi merupakan gerakan berputar yang dilakukan bumi oleh adanya gerakan didalam inti bumi dan gaya gravitasi yang lebih besar dari luar bumi. Pergerakan bumi ini tidak stabil atau teratur, tetapi berubah-ubah setiap waktu.
2. Rotasi bumi merupakan gerak perputaran bumi pada poros atau sumbunya yaitu garis lurus imajiner yang menembus utara-selatan bumi dan miring ke kanan 23,5º. Poros bumi tidak berhimpit dengan sumbu bumi. Poros bumi juga tidak stabil, melainkan berputar secara kerucut di atas orbit bumi seperti sebuah gasing. Kedua ujung poros bumi bukan menuju ke arah tertentu di angkasa secara tetap, misalnya ke titik Kutub Utara, melainkan mengelilingi titik tersebut dan menghiasi lingkaran bundar secara tidak beraturan. Ketidakaturan yang diarahkan poros bumi ini disebabkan pergerakan bumi. Bumi berotasi 24 jam sehari. Sedangkan kecepatan rotasi bumi di khatulistiwa adalah 1100 mil/jam.
3. Revolusi bumi merupakan pergerakan bumi mengelilingi matahari. Kecepatan revolusi bumi biasanya diukur dalam satuan hari, yaitu 365,25 hari atau dibulatkan menjadi 365 hari atau biasa kita sebut satu tahun.
Pergerakan bumi ini tidak stabil. Menurut penelitian lonceng biologi kuno didapati, bahwa kecepatan rotasi dan revolusi bumi menjadi lamban setiap tahun. Seperti misalnya zaman Ordovisium akhir pada 440 juta tahun silam, revolusi bumi satu minggu butuh 412 hari, sampai pada zaman Silurian pertengahan pada 420 juta tahun silam, setiap tahun hanya 400 hari. Hingga pada zaman Karbon akhir pada ratusan juta tahun silam, setiap tahun kurang lebih hanya 385 hari, sampai pada zaman Kapur pada 65 juta tahun silam, setiap tahun kurang lebih hanya 376 hari, dan sekarang setahun hanya 365.25 hari.
4. Penyebab adanya pergerakan bumi.
a. Rotasi bumi. Untuk memprediksi penyebab dari rotasi bumi kita harus melihat ke belakang yaitu pada proses pembentukan bumi bersama planet-planet lain dan tatasurya. Dikatakan memprediksi, karena saat ini para ilmuwan belum menemukan jawaban yang meyakinkan mengenai penyebab dari gerak rotasi bumi. Menurut teori-teori pembentukan tata surya, planet-planet terbentuk karena adanya perputaran massa gas atau kabut yang berbentuk cakram (teori nebula), perpaduan fragmen-fragmen material matahari yang bergabung karena adanya gravitasi (teori planetesimal), hingga yang disebabkan oleh adanya ledakan maha dahsyat (teori big bang). Dari semua teori tersebut terdapat persamaan bahwa alam semesta selalu bergerak dengan gerakan memutar hingga terbentuk inti hingga akhirnya pecah dan membentuk bagian-bagian kecil yang mengelilingi inti yaitu matahari. Bagian kecil yang terpecah inipun tetap berputar akibat gaya sentrifugal oleh perputaran matahari. Bagian kecil yang berupa planet ini pada awal terbentuk masih sangat panas, namun dengan berjalannya waktu bagian-bagian ini mengelompok dan mulai mendingin. Bagian yang mendingin terlebih dahulu adalah bagian luar. Material-material yang padat dan berat turun kebawah dan sebaliknya material yang ringan naik ke bagian atas. Hal ini juga terjadi pada bumi. Bagian inti bumi banyak mengandung nikel dan besi. Inti dalam merupakan materi yang padat yaitu besi dan inti luar lebih lunak karena banyak mengandung nikel, sehingg bersifat lebih cair atau kental. Inti bumi ini terus bergerak sampai sekarang, dan inilah yang menyebabkan rotasi bumi. Pergerakan inti bumi ini tidak stabil tetapi berubah-ubah. Pergerakan inti bumi ini juga menyebabkan adanya medan magnetik bumi akibat efek dinamo dan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang melindungi bumi dari radiasi matahari.
b. Revolusi bumi. Sesuai dengan hukum Gravitasi Newton, matahari mempunyai gaya gravitasi yang jauh lebih besar dari bumi, sehingga bumi dan planet-planet lain tunduk pada gaya gravitasi tersebut dan bergerak mengitari matahari sebagai pusatnya. Bukti yang menyatakan bahwa bumi mengitari matahari antara lain adalah adanya efek aberasi bintang (perubahan kecil pada posisi bintang karena laju Bumi), paralaks bintang (perubahan posisi bintang karena perubahan posisi Bumi) dan efek Doppler (perubahan warna bintang karena laju Bumi).
5. Akibat adanya pergerakan bumi.
a. Akibat dari rotasi bumi:
 Adanya pergantian siang dan malam, karena ada sebagian permukaan bumi yang terkena sinar matahari yaitu bagian yang menghadap matahari, dan ada bagian bumi yang tidak terkena sinar matahari karena terhalang bagian bumi yang lain atau membelakangi matahari.
 Adanya perbedaan waktu di beberapa tempat. Sekali rotasi, Bumi menempuh 3.600 bujur selama 24 jam. Artinya 15 derajat (bujur) menempuh empat menit. Dengan demikian, tempat-tempat yang berbeda 15 derajat akan berbeda waktu empat menit.
 Adanya perbedaan suhu udara di permukaan bumi. Perbedaan suhu ini akibat dari adanya perbedaan insolasi (intensitas cahaya matahari yang diterima bumi) di beberapa tempat. Lebih jauh perbedaan insolasi ini akan menyebabkan perbedaan tekanan udara dan menyebabkan adanya arus angin, karena adanya pergerakan udara dari tekanan tinggi ke tekanan yang lebih rendah.
 Adanya gerak coreolis yaitu pembelokan arah angin. Bumi berotasi dari arah barat ke timur, sehingga angin dari katulistiwa yang berhembus ke belahan bumi utara akan berbelok ke arah kanan, dan sebaliknya angin yang menuju belahan bumi selatan akan berbeok ke kiri.
 Adanya peredaran semu benda-benda langit. Disebut semu karena benda-benda langit tidak bergerak, tapi bumi lah yang brgerak, sehingga mata manusia melihat benda-benda langit tersebut juga bergerak. Contoh matahari yang terlihat bergerak dari arah timur ke barat. Waktu yang diperlukan bintang untuk menempuh lintasan peredaran semu itu adalah 23 jam 56 menit atau satu hari.
 Perbedaan percepatan gravitasi bumi. Hal ini disebabkan oleh bentuk bumi yang menggelembung di wilayah khatulistiwa dan memipih di kedua kutub.Percepatan gravitasi berbanding terbalik dengan kuadrat jari-jari, maka percepatan gravitasi tempat-tempat di kutub lebih besar daripada di khatulistiwa.

b. Akibat dari revolusi bumi:
 Gerak semu matahari tahunan. Misalnya pada tanggal 22 Desember matahari berada pada 23,5º LS atau gaaris balik selatan, pada tanggal 21 Maret matahari berada di khatulistiwa, dan pada tanggal 23 September matahari berada di 23,5º LU atau garis balik utara.
 Adanya perbedaan lama siang dan malam hari pada setiap garis lintang.
 Adanya pergantian musim.
 Adanya gerak semu bintang di langit termasuk matahari.

Senin, 30 November 2009

Tugas Pengembangan Media Pembelajaran Geografi

POSTER
Tugas Pengembangan Media Pembelajaran Geografi
KOMIK




Selasa, 24 November 2009

Tugas Pengembangan Media Pembelajaran Geografi
1. Tugas Powerpoint
Media pembelajaran dalam bentuk powerpoint ini dibuat untuk siswa SMP kelas VII semester 1, dalam Standar Kompetensi ”memahami lingkungan kehidupan manusia” dan Kompetensi Dasar ”mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan”, dengan mengambil materi pokok ”sebaran gunung api”. Isi pokok dalam powerpoint tersebut adalah:
a. Jalur-jalur pegunungan api di dunia (sirkum pasifik dan sirkum mediteran). Sirkum pasifik berada di samudra Pasifik, mulai dari Indonesia, Filipina, Jepang, terus kearah utara Rusia, menyeberang ke arah timur: Alaska, Pesisir barat Amerika Serikat, Amerika Tengah sampai ke pesisir barat Amerika Selatan. Keseluruhan daerah ini berhubungan dengan zona subduksi. Sirkum pasifik biasa disebut juga dengan ”pacivic ring of fire”.
b. Sedangkan sirkum mediteran terletak memanjang mulai Indonesia kearah barat ke pegunungan Himalaya, Mediterania, dan Atlantik. Sirkum mediteran ini terjadi selain akibat subduksi lempeng samudara dan lempeng benua, juga akibat tabrakan antara lempeng benua dan lempeng benua.
c. Indonesia berada pada pertemuan jalur gunung api sirkum pasifik dan mediteran.
d. Pembentukan gunung api di Indonesia merupaka akibat dari adanya pertemuan lempeng-lempeng utama dunia, yaitu lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan lempeng Pasifik.
e. Pertemuan lempeng-lempeng tektonik berdasarkan teori tektonik lempeng adalah sebagai berikut:
 Jika lempeng benua bertabrakan dengan lempeng benua maka akan terbetuk pegunungan tinggi di tengah benua.contoh pegunungan Himalaya
 Lempeng benua bertabrakan dengan lempeng samudra maka akan terbentuk pegunungan tepi benua. Contoh pegunungan Andes di Amerika Selatan
 Lempeng samudra bertabrakan dengan lempeng samudra maka akan terbentuk pulau-pulau vulkanis sejajar dengan palung laut.

Selasa, 17 November 2009

Pengertian Media Pembelajaran


Media pembelajaran terdiri dari dua kata yaitu media dan pembelajaran. Definisi yang lebih rinci adalah sebagai berikut.

1. Media

Kata media berasal dari bahasa Latin Medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara, atau pengantar.Menurut KBBI, media dapat diartikan sebagai perantara, penghubung; alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televisi, film, poster, dan spanduk; yang terletak diantara dua pihak (orang, golongan, dan sebagainya) Istilah media berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari medium. Jadi secara harfiah, kata media berarti perantara atau pengantar. Pengertian umumnya adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi.

Beberapa pakar/ahli media menyatakan definisi media dengan berbagai batasan-batasan tertentu. Gagne mengartikan media sebagai berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar, contoh : buku, film, dan kaset. Sedangkan, Heinich, Molenda, dan Russel menyatakan bahwa : “A medium (plural media) is a channel of communication, example include film, television, diagram, printed materials, computers, and instructors. (Media adalah saluran komunikasi termasuk film, televisi, diagram, materi tercetak, komputer, dan instruktur). AECT (Assosiation of Education and Communication Technology, 1977), memberikan batasan media sebagai segala bentuk saluran yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi. NEA (National Education Assosiation) memberikan batasan media sebagai bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak, audio visual, serta peralatanya. Pengertian media menurut beberapa ahli:

  1. Djamarah (1995 : 136) media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai Tujuan pembelajaran.

  2. Purnamawati dan Eldarni (2001 : 4) media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa sedemikian rupa sehingga terjadi proses belajar.

  3. Sadiman (2002 : 6) media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian sehingga rupa sehingga proses belajar terjadi.

  4. Gerlach dan Ely (dalam Ibrahim, 1982:3) media merupakan orang, material, atau kejadian yang dapat menciptakan kondisi sehingga memungkinkan siswa dapat memperoleh pengetahuan, keterapilan, dan sikap yang baru, dalam pengertian meliputi buku, guru, dan lingkungan sekolah.

  5. Degeng (1989:142) media adalah komponen strategi penyampaian yang dapat dimuati pesan yang akan disampaikan kepada pembelajar bisa berupa alat, bahan, dan orang.



Dari beberapa batasan di atas dapat disimpulkan bahwa media merupakan segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk meyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, dapat membangkitkan semangat, perhatian, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses pembelajaran pada diri siswa.


2. Pembelajaran

Pembelajaran merupakan bentuk jamak dari kata belajar yang mempunyai kata dasar ajar, ajar menurut KBBI petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui (diturut), belajar merupakan suatu usaha untuk memperoleh kepandaian/ilmu. Istilah pembelajaran lebih menggambarkan usaha guru/pendidik untuk membuat para peserta didik melakukan proses belajar. Kegiatan pembelajaran tidak akan berarti jika tidak menghasilkan kegiatan belajar pada para siswanya. Kegiatan belajar hanya akan berhasil jika si belajar secara aktif mengalami sendiri proses belajar. Seorang guru tidak dapat mewakili belajar siswanya. Seorang siswa belum dapat dikatakan telah belajar hanya karena ia sedang berada dalam satu ruangan dengan guru yang sedang mengajar. Masih banyak cara lain yang dapat dilakukan guru untuk membuat siswa belajar. Peran yang seharusnya dilakukan guru adalah mengusahakan agar setiap siswa dapat berinteraksi secara aktif dengan berbagai sumber balajar yang ada.

3. Media pembelajaran

Media pembelajaran adalah media yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu meliputi alat bantu guru dalam mengajar serta sarana pembawa pesan dari sumber belajar ke penerima pesan belajar (siswa). Sebagai penyaji dan penyalur pesan, media belajar dalam hal-hal tertentu bisa mewakili guru menyajiakan informasi belajar kepada siswa. Jika program media itu didesain dan dikembangkan secara baik, maka fungsi itu akan dapat diperankan oleh media meskipun tanpa keberadaan guru.

Brown mengungkapkan bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi terhadap efektivitas pembelajaran. Pada mulanya, media pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu guru untuk mengajar, dan media yang dimaksud adalah alat bantu visual. Sekitar pertengahan abad Ke –20 usaha pemanfaatan visual dilengkapi dengan digunakannya alat audio, sehingga lahirlah alat bantu audio-visual. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), khususnya dalam bidang pendidikan, saat ini penggunaan alat bantu atau media pembelajaran menjadi semakin luas dan interaktif, seperti adanya komputer dan internet. National Education Association mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.

Sedangkan pengertian media pembelajaran menurut para ahli adalah sebagai berikut:

  1. Gagne mengungkapkan bahwa media pembelajaran merupakan komponen sumber belajar di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.

  2. Briggs mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah wahana fisik yang mengandung materi pelajaran.

  3. Wilbur Schramm mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah teknik pembawa informasi atau pesan pembelajaran.

  4. Yusuf Hadi Miarso mengungkapkan media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat merangsang terjadinya proses belajar.

  5. Latuheru menyatakan bahwa media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna.


Dengan memperhatikan definisi yang dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa yang di maksud dengan media pembelajaran secara umum adalah segala alat pengajaran yang digunakan untuk membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa dalam proses belajar mengajar sehingga memudahkan pencapaian tujuan-tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan. Media pembelajaran juga diharapkan mampu merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik atau siswa untuk belajar sehingga dapat tercipta proses belajar mengajar yang baik.


Ciri-ciri khusus media pembelajaran berbeda menurut tujuan dan pengelompokanya. Ciri-ciri media dapat dilihat menurut kemampuannya dalam membangkitkan rangsangan pada indera penglihatan, pendengaran, perabaan, penciuman, dan pengecapan. Maka ciri-ciri umum media pembelajaran adalah bahwa media itu dapat diraba, dilihat, didengar, dan diamati melalui panca indera. Di samping itu ciri-ciri media juga dapat dilihat menurut harganya, lingkup sasaranya, dan kontrol oleh pemakai.

Tiap-tiap media mempunyai karakteristik yang perlu dipahami oleh pemakainya. Dalam memilih media, orang perlu memperhatikan tiga hal, yaitu:

1. Kejelasan maksud dan tujuan pemilihan tersebut

2. Sifat dan ciri-ciri media yang akan dipilih

3. Adanya sejumlah media yang dapat dibandingkan karena pemilihan media pada dasarnya adalah proses pengambilan keputusan akan adanya alternatif-alternatif pemecahan yang dituntut oleh tujuan.